SBY Kunjungi Memorial Soeharto di Kemusuk, Bantul

Disela-sela kunjungannya yang padat di Yogyakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono menyempatkan mengunjungi Memorial Jenderal Besar HM Soeharto, di Desa Kemusuk, Kabupaten Bantul, Jumat (18/10) siang. Kedatangan SBY disambut putri keempat HM Soeharto, Siti Herdiyati Hariadi, sang adik H.R. Probosutedjo, keluarga besar Ibu R. Noto Soewito dan juga pimpinan Universitas Mercu Buana Yogyakarta serta tokoh-tokoh pemerintahan di Bantul Yogyakarta.

Presiden SBY tiba di museum yang diresmikan pada 8 Juni 2013 itu tepat pukul 14.20 WIB. Museum seluas 3.620 meter persegi ini terdiri atas 4 bangunan, yakni joglo, rumah 2 eyang Soeharto (Notosudiro dan Atmosudiro), serta petilasan tempat lahir Soeharto.

Presiden pertama-tama memasuki selasar diorama yang berada di depan pintu masuk. Di dalamnya terdapat beberapa diorama yang menggambarkan perjalanan hidup Soeharto sejak lahir hingga menjadi Presiden ke-2 RI yang memimpin selama periode 1967-1998. Sambil menyaksikan diorama, Presiden SBY menyimak penjelasan dari mantan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Djoko Utomo.

Dari ruang selasar diorama, SBY berkeliling ke setiap bangunan. Sebuah sumur di halaman kompleks Memorial Soeharto juga menyita perhatian Presiden SBY. Sumur tersebut usianya telah 150 tahun dan airnya tidak pernah kering. Sebelum mengakhiri kunjungannya, Presiden SBY menuliskan kesan-kesannya. Kesan tersebut dituangkan SBY di atas sebuah foto Soeharto berukuran besar. “Hormat kami rakyat Indonesia kepada Bapak Soeharto, pejuang kemerdekaan dan pemimpin pembangunan. Terima kasih atas jasa Bapak,” tulis Presiden SBY.

Mendampingi Presiden SBY dalam kunjungan ini Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menhut Zulkifli Hasan, Menparekaf Mari Elka Pangestu, dan Menpora Roy Suryo. Turut pula Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X.

Tag :

Kemusuk Indonesia, rumah soeharto di kemusuk, lokasi museum suharto, eyang soeharto